Sebuah folder yang
terbuka dapat digunakan oleh seorang “hacker” untuk mencoba menembus
administrasi sebuah sistem. Penyediaan form, seperti: Halaman Login dan mesin
pencari (Searching) akan dimanfaatka oleh hacker untuk menyusupkan kode SQL
yang lebih dikenal dengan istilah MySQL Injection. Seorang hacker akan
memanfaatakan form tersebut untuk menginjeksi beberapa kode SQL. Karena pada
dasarnya, Halaman Login dan Searching mengarah ke database.
Semua pasti tahu, halaman login ke administrator Joomla sangat terbuka dan
mudah diakses. Meskipun terdapat kolom user dan password, justru hal
itulah yang sering dimanfaatkan oleh hacker dalam melakukan mysql injection.
Ada beberapa cara untuk memproteksi folder tersebut, diantaranya: memproteksi
folder dengan password melalui fasilitas CPanel, memproteksi folder dengan
.htaccess, memproteksi folder dengan kode tambahan (Misal: php, asp, dll), atau
memanfaatkan extensions Joomla.


